Langkah Mudah Investasi Properti Dengan Gaji UMR

Memiliki investasi dalam bidang properti memang bukanlah hal yang mudah, selain butuh banyak anggaran juga kejelian dalam membaca peluang, legalitas dan hal lainnya. Namun di balik semua itu, tetap ada keuntungan lain yang menjadi magnet tersendiri dalam bidang investasi dan bisnis ini. Karena investasi yang pasti, adalah investasi properti.

Nilainya akan terus bertambah dari tahun ke tahun dan tidak akan turun, kecuali ada force major atau kondisi krisis besar-besaran. Oleh karena itu, bidang investasi ini semakin hari semakin dimintai dibandingkan investasi lain yang cenderung memiliki risiko penurunan yang tidak pasti.

Meski secara liquiditasnya lebih sulit dibanding investasi emas atau saham, properti tetap menjadi pilihan banyak orang karena tidak ‘diam’. Aset yang dimiliki bisa dimanfaatkan untuk hal yang lain, sembari nilainya terus bertambah. Terutama untuk rumah, meski ada biaya penyusutan dan perawatan, jika digunakan untuk hal-hal yang produktif, keuntungannya pun besar.

Demikian juga soal harga, meski terbilang butuh modal besar, akan tetap bagi yang memiliki gaji UMR juga tetap bisa melirik investasi bidang ini. Penasaran seperti apa? Mari simak dalam ulasan berikut ini.

Tips Investasi Properti Berupa Rumah Dengan Gaji UMR

Bagi Anda yang memiliki gaji UMR, jangan khawatir mengenai impian memiliki investasi berupa rumah. Selain KPR subsidi yang diberikan oleh pemerintah, ternyata bisa loh mengakalinya agar bisa memilikinya sebagai bentuk investasi jangka panjang.

  • Terapkan Pola Pengaturan Uang Dengan Bijak

Sah-sah saja menghabiskan gaji untuk memenuhi kebutuhan hidup, dan apalagi yang gaji UMR, pasti akan sangat terasa jika di penghujung bulan saldo ATM menipis. Namun, cek lagi. Apakah betul uang yang dikeluarkan itu untuk kebutuhan? Yakin itu kebutuhan? Coba pastikan lagi, jika tidak memilikinya apakah akan berdampak fatal, semacam risiko kematian gitu? Lalu, itu jadinya kebutuhan apa keinginan?

Nah ini yang banyak membelit masyrakat, mengenai keinginan bukan kebutuhan. Gaji naik, tapi tabungan tetap saja tidak naik. Memiliki gaji lima juta, nabungnya satu juta. Ketika gaji naik nabungnya masih tetap 1 juta. Nah ini yang nggak pas. Mulai belajar pisahkan antara kebutuhan dan keinginan. Menunda kesenangan saat ini demi kesenangan lain yang lebih lama dan lebih besar, tidaklah salah.

Jadi, mulai sisihkan uang dengan bijak dan gunakan untuk investasi ini. satu lagi, bedakan ya tabungan untuk biaya tidak terduga dengan alokasi investasi. Meski cuman 200 ribu saja, alokasi untuk investasi tidak bisa diambil untuk keperluan apapun itu.

  • Manfaatkan Investasi Dalam Bentuk Tabungan Berjangka

Jika alokasi uang sdua ditetapkan, maka segera menyisihkannya ke tabungan berjangka. Sistem ini, merupakan investasi jangka panjang yang terencana dan berguna untuk kebutuhan yang sudah pasti. Misalnya, untuk membeli rumah.

Jangan sampai tabungan untuk invetasi rumah, dicampur dengan tabungan biasa yang itu bisa saja untuk biaya kesehatan, biaya tidak terduga dan lainnya. Oleh karena itu, manfaatkan fasilitas dari bank berupa tabungan berjangka.

Dengan tabungan berjangka ini, bisa diketahui berapa besaran uang yang akan diterima di akhir masa tabungan dan juga besaran bunga yang diperoleh. Jadi, meski gaji UMR tetap bisa melirik investasi properti ini.

Karena kunci dari pengaturan uang adalah skala kebutuhan, bukan pada skala keinginan. Kalau kebutuhan, itu akan fatal akibatnya jika tidak dipenuhi. Dan petakan juga dalam skala prioritas. Misalnya saja, anggaran sudah menipis, maka pangkas di sektor yang memiliki skala prioritas lebih rendah. Jadinya, tetap bisa menyisihkan uang untuk investasi properti.

Selamat mencoba.

Website | + posts

My Property Indonesia adalah platform tipe C2C dalam bidang periklanan properti yang berfokus di Indonesia. Hampir semua jenis properti yang dijual dan disewakan bisa di iklankan di platform ini secara gratis dan berbayar.

Comments

mood_bad
  • No comments yet.
  • Add a comment
    Lewat ke baris perkakas