Simak 5 Tips Cerdas Beli Rumah Pakai KPR

Banyak dari orang, mungkin salah satunya adalah kita yang mendambakan hunian impian di masa muda. Namun, karena harganya yang melangit, kita sering mencari solusi untuk tetap memilikinya dalam jangka waktu yang dekat.

Banyak cara yang biasa ditempuh, misalnya dengan menyicil dari membeli tanah terlebih dahulu, atau menyisihkan gaji untuk difokuskan membeli rumah dalam jangka waktu yang ditargetkan, dan bisa juga meraih rumah impian dengan membeli hunian secara Kredit Perumahan Rakyat (KPR).

Memiliki rumah impian dengan KPR menjadi solusi yang diminati banyak orang, dan dijalani banyak pekerja di Indonesia. Selain karena prosesnya yang semakin mudah, cicilannya juga seringkali dapat dijangkau.

Namun, kemudahan dalam membeli rumah melalui KPR, harus tetap memiliki pemikiran cerdas. Ketelitian, dan pikiran jangka panjang harus tetap matang untuk dipertimbangkan. Berikut ini lima tips cerdas membeli rumah melalui KPR. Simak penjelasannya ya.

1. Pahami Kelayakan Kamu dalam Menyicil Rumah

Hal yang masih menjadi pembahasan tabu bagi sebagian orang ini, sebenarnya sangat penting untuk dibahas. Karena memahami kelayakan diri sendiri dalam menyicil rumah KPR, bisa membantu kamu untuk memprediksi kemampuan finansial di tahun-tahun yang akan datang.

Sebelum kamu tentukan untuk membeli rumah melalui KPR, ada baiknya kamu pertimbangkan soal keperluan-keperluan yang akan kamu hadapi pada tahun-tahun kedepan.

Cobalah terlebih dahulu kamu menghitung perbandingan rasio total utang dengan total aset yang kamu miliki. Jika nilai yang kamu dapat dibawah 50 persen, maka kamu mendapatkan nilai ideal, dan layak menyicil rumah KPR. Namun, jika nilai utangnya lebih dari 50 persen daripada nilai aset, maka ini tidak sehat bagi finansial kamu. Sehingga perlu perbaikan terlebih dahulu.

2. Jangan Berhutang

Poin kedua yang pantang untuk kamu lakukan adalah jangan berhutang demi mendapatkan persetujuan cicilan rumah KPR.

Jika kamu sudah memperkirakan memiliki rumah lewat KPR, ada baiknya kamu banyak menyimpan dana darurat. Ketersediaan dana darurat yang ideal adalah berkisar tiga hingga enam kali dari total pengeluaran bulanan.

Pastikan pengeluaran kamu dalam menyicil rumah, tetap seimbang dengan tabungan yang kamu miliki. Kalau dana darurat dirasa sulit untuk kamu sisihkan, maka ada baiknya jika kamu menunda rencana untuk membeli rumah melalui KPR, dan menyimpan tabungan terlebih dahulu.

3. Pastikan Cicilan Rumah per Bulan Kurang Dari 35 Persen Penghasilan

Poin ketiga yang perlu kamu perhitungkan adalah cicilan membayar rumah KPR tidak lebih dari 35 persen dari penghasilan bulanan yang kamu dapatkan. Meski sering kita temui pihak bank atau lembaga pemberi kredit yang menyetujui pembayaran nominal cicilan sebanyak 50 persen, tetap saja yang ideal dalam menyicil rumah maksimal sejumlah 35 persen dari total penghasilan bulanan.

Hal ini perlu kamu jadikan prinsip, agar kamu tidak perlu mengurangi pengeluaran yang terkait dengan kebutuhan pokok sehari-hari, dan bisa menyisihkan uang untuk investasi jangka panjang.

4. Hindari Jebakan Bunga Rendah

Akhir-akhir ini banyak kita jumpai penawaran KPR bunga rendah, tapi ternyata jumlah uang cicilan KPRnya melangit. Sebelum kamu membeli rumah melalui KPR, kamu harus paham tentang bunga KPR. Diantaranya bunga tetap, dan mengambang.

Bunga tetap (fix), merupakan suku bunga yang nilainya dipatok tetap di tingkat tertentu selama masa kredit berjalan. Sedangkan mengambang (floating), merupakan bunga yang nilainya bisa berubah-ubah mengikuti aturan suku bunga acuan, Bank Indonesia (BI).

Jika kamu melihat adanya promo KPR berbunga rendah, coba periksa dan hitung-hitung lagi secara keseluruhan, apakah kamu diuntungkan atau dirugikan. Jadi, lebih baik jika kamu memilih produk KPR yang memberikan suku bunga rendah dengan masa hitungan bunga fix dalam waktu yang panjang.

5. Cek Kredibilitas Developer

Setelah kamu memperhitungkan kemampuan finansial kamu, langkah penting selanjutnya adalah kembali memeriksa kredibilitas developer atau pengembang rumah yang kamu pilih. Jangan sampai kamu tertipu.

Cek kredibilitas developer bisa kamu lakukan dengan melihat rekam jejak properti pada tahun-tahun sebelumnya, seperti berapa lama developer tersebut berkecimpung di bidang properti, atau berapa banyak klien yang sudah mereka tangani.

Kamu juga bisa meminta rekomendasi dari teman-teman yang kamu percaya dan sudah terlebih dahulu membeli rumah melalui KPR. Atau, kamu juga bisa banyak membaca rekomendasi orang lain melalui situs diskusi terpercaya di internet.

Nah, begitulah lima tips cerdas membeli rumah melalui KPR. Kemudian, jika kamu mau membeli atau menjual lahan, rumah dan bangunan lain, kamu bisa sertakan di laman My Property Indonesia. Selain itu  jangan lupa untuk mengunjungi artikel-artikel kami yang lainnya, ya. My Property Indonesia memberikan tips serta informasi seputar properti rumah yang sesuai budget kalangan muda.

Website | + posts

Comments

mood_bad
  • No comments yet.
  • Add a comment